Hanya karena anugerah-Nya saya diberikan kesempatan untuk hidup bahkan dilayakkan untuk menjadi rekan sekerja-Nya, dan diberikan kesempatan untuk menciptakan sebuah blog "Only By His GRACE." Anugerah yg sudah saya terima kiranya dapat menjadi lilin yang menerangi gelapnya dunia saat ini sehingga anugerah itu tidak hanya dapat dirasakan oleh diriku sendiri tetapi oleh kalian semua yang melihat dan membaca blog ini. GBU!

"Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran." James 1:17
Tampilkan postingan dengan label Desember 2011. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desember 2011. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Desember 2011

Cemburu = Tanda Cinta?


1Kor 13:4-7
"Kasih itu sabar; kasih itu baik hati; ia tidak cemburu" (1Kor 13:4)


Cemburu adalah perasaan marah atau pahit yang muncul ketika ada orang yang kita anggap akan merebut kekasih kita. Banyak orang mengatakan, cemburu adalah tanda cinta. Bukankah orang menjadi cemburu karena merasa sangat memiliki dan tidak rela kehilangan kekasihnya?

Sebenarnya cemburu tidak selalu identik dengan tanda cinta. Alkitab menyatakan "kasih  …  tidak cemburu" (1Kor 13:4). Kadang kala sikap cemburu justru menunjukkan kurangnya kasih sejati. Mengapa demikian? Sebab rasa cemburu bisa muncul dari sikap egois. Kita memperlakukan kekasih seperti barang milik kita. Tanpa sadar, kita berusaha "mencetaknya" menjadi seperti yang kita inginkan. Ia tidak diberi ruang untuk bebas bergerak. Kita mencurigai segala hubungannya dengan orang lain. Kita tidak suka melihatnya bercanda dan tertawa bersama orang lain. Kita merampas sukacita hidupnya!

Rasa cemburu kerap kali muncul dalam relasi suami istri, mertua menantu, pemuda pemudi yang sedang berpacaran, bahkan dalam persahabatan. Tidak jarang, hal ini bukannya membuat hubungan semakin harmonis, malah merusak dan menjauhkan kita dari sang kekasih.

Bagaimana cara menghilangkan rasa cemburu? 1 Kor 13:7 mengatakan, "Kasih  …  percaya segala sesuatu." Kasih percaya akan kesetiaan orang lain. Kasih belajar melihat apa yang terbaik dalam diri sang kekasih, sehingga kita pun berhenti berprasangka buruk. Jika kita memiliki kasih yang percaya, kecemburuan akan lenyap!



KASIH TAK MENJADI LEBIH KUAT KARENA CEMBURU
KASIH DIPERKUAT OLEH SIKAP LEBIH PERCAYA


Hidup Dalam Ilusi

Mal 2:13-17
“Kamu menyangka, "Setiap orang yang berbuat jahat adalah baik di mata Tuhan" (TB: Mal 2:17)

Ilusi didefinisikan sebagai "persepsi yang salah terhadap kenyataan." Para pesulap mengandalkannya untuk mengelabui penonton. Namun, ada beberapa ilusi yang dapat berakibat fatal. Jika saya mengejar fatamorgana yang terlihat seperti air di padang gurun, saya bisa mati kehausan.

Ilusi yang paling berbahaya adalah ilusi rohani. Pada zaman Maleakhi, para pria tidak lagi menganggap serius janji pernikahan dan menceraikan istri mereka tanpa alasan yang adil. Mereka menyangka bahwa, "Setiap orang yang berbuat jahat adalah baik di mata Tuhan; kepada orang-orang yang demikianlah Ia berkenan" (Mal 2:17). Mereka tidak mengikuti cara pandang Allah.

Kita semua cenderung menipu diri sendiri. Karena terselubung oleh dosa, kita tidak mampu membedakan antara benar dan salah. "Betapa liciknya hati, lebih licik daripada segala sesuatu,  …  siapakah yang dapat mengetahuinya?" (Yer 17:9).

Hidup dalam ilusi seperti itu harus diganti dengan hidup dalam kenyataan. Dan hal ini mungkin akan dapat terwujud setelah kita berhasil melewati saat-saat yang sulit. Kesengsaraan dan luka menjadi jalan untuk menyingkirkan kepalsuan hidup kita, sehingga kita dapat mengisi kekosongan hidup kita dengan kebenaran.

Jika kita mengandalkan Roh Allah untuk membantu kita mempelajari dan menaati ajaran-ajaran Alkitab, ilusi akan digantikan oleh kebenaran kasih Allah dan pengampunan dalam Kristus. Hanya kebenaran inilah yang sanggup memuaskan kerinduan hati kita yang terdalam dan menuntun kita pada hasrat untuk menjadi serupa dengan Dia. Amin.

Pencarian “CINTA” seorang wanita…

 CINTA…



CINTA itu BUTA,
Kenyataannya banyak yang rela berkorban demi CINTA
CINTA itu bisa dibeli dengan UANG
Kenyataannya banyak yang menghalalkan cinta demi uang
CINTA mudah diUCAPkan, 
Namun maknanya hanya basa basi

Apakah itu semua tentang CINTA…?
Kehadiran CINTA di harapkan setiap manusia

NAMUN…

dimanakah CINTA…

SAAT...

Aku di tinggalkan sendirian oleh orang-orang yang aku cintai…
Aku mengalami kegagalan hingga membuatku putus asa…
Aku berduka saat kehilangan menerpa diriku…
Adakah cinta sejati menghampiri hidupku…?


Tentang CINTA…

Ia mengunggapkannya kepadaku… hari ini…
Tentang CINTA untukku… dari seseorang yang mencintaiku

Saat dimana aku tidak berdaya oleh dosa
Ia mengatakan… Aku mencintaimu dan tidak akan membiarkanmu binasa dalam dosa

Saat dimana aku ketakutan mengalami kematian
Ia memberikan CINTA-Nya supaya aku memiliki kepastian hidup yang kekal

Saat dimana tidak jelas arah hidupku,  Ia merelakan diri-Nya
Berkorban untuk menjalankan tujuan mulia Allah agar aku memiliki kepastian arah hidup

Saat dimana aku tidak mengerti betapa berharganya diriku…
Ia hadir dengan CINTA-Nya supaya aku menyadari bahwa “aku dicintai karena  aku begitu berharga bagi Allah

Saat dimana aku berpikir tidak ada yang sanggup menolongku pada kemurkaan Allah
Ia datang dengan CINTA-Nya untuk menggantikanku supaya aku terbebas dari belenggu hukuman atas maut

Saat dimana aku mencari kedamaian dalam hidupku, Ia sanggup memberikan CINTA-Nya supaya aku tau bahwa melalui CINTA-Nya aku menemukan sumber kedamaian dalam hidupku

Dan saat aku mencari kepastian jalan hiudpku, CINTA-Nya terwujud hanya melalui cucuran darah-Nya bahkan Ia membiarkan diri-Nya mati di salib hanya demi keselamatanku semata

1 Petrus 2:24


“Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran.”

Inilah tentang CINTA yang diungkapkan bagiku… tentang CINTA-Nya kepadaku “anak yang dikasihi-Nya”

Kini aku menyadari bahwa telah kutemukan pribadi yang mencintaiku dengan CINTA SEJATI (agape)

Dan kini… aku dapat merasakan kenikmatan, kepuasan dan kebahagiaan dalam CINTA yang selama ini aku cari.


Soli Deo Gloria!